MDINETWORK – Nama Taqy Malik kembali menjadi sorotan di media sosial setelah isu-isu terkait pernikahannya dengan Salmafina Sunan muncul kembali. Meski pernikahan mereka hanya bertahan selama tiga bulan, berbagai kontroversi terkait bisnis dan aktivitasnya tetap menghiasi pemberitaan. Berikut ini adalah profil lengkap serta beberapa isu yang sempat menimpa tokoh yang dikenal sebagai hafidz Al-Qur’an sejak usia muda.
Awal Karier yang Membawa Taqy Malik ke Dunia Publik
Taqy Malik pertama kali dikenal oleh warganet pada tahun 2016 melalui video yang menirukan suara imam besar di Mekkah. Video tersebut mendapat banyak respons positif dan membuatnya semakin aktif dalam membuat konten religius. Seiring waktu, ia juga dikenal sebagai penghafal Al-Qur’an (hafidz) karena mampu menghafal 30 juz di usia 17 tahun. Kiprahnya di dunia digital memperkuat posisinya sebagai salah satu tokoh yang memiliki pengaruh besar di kalangan pemuda.
Pernikahan Muda yang Tidak Bertahan Lama
Di tengah popularitasnya, Taqy Malik memutuskan untuk menikah muda dengan Salmafina Sunan pada tahun 2017. Pernikahan mereka resmi dilangsungkan pada 16 September 2017, namun hanya bertahan selama tiga bulan sebelum akhirnya bercerai awal tahun 2018. Meskipun tidak berhasil berlanjut, pernikahan ini memberikan banyak cerita dan perhatian dari publik.
Bisnis yang Terus Berkembang
Setelah perceraian, Taqy Malik tidak berhenti berkarya. Ia aktif membangun bisnis sendiri dengan nama Taqychan Saffron, yang bergerak di bidang kesehatan dan kecantikan. Bisnis ini terus berkembang pesat, dan ia juga memperluas jaringan melalui endorse dan kerja sama dengan manajemen influencer. Aktivitas bisnisnya ini menunjukkan bahwa ia tidak hanya fokus pada dunia hiburan, tetapi juga pada pengembangan karier di bidang ekonomi.
Kontroversi yang Mengiringi Nama Taqy Malik
Meski memiliki banyak prestasi, Taqy Malik juga sering terlibat dalam berbagai kontroversi. Salah satunya adalah dugaan mark up dalam program Wakaf Al-Qur’an yang ia kelola. Rekan kerjanya, Rendy Permana, menyebut adanya selisih harga yang cukup besar antara harga jual dan harga asli mushaf. Isu ini menimbulkan pro dan kontra di kalangan publik.
Selain itu, kasus sengketa tanah di Bogor juga menyeret namanya. Taqy terseret dalam perselisihan terkait pembelian delapan kavling tanah senilai Rp9 miliar. Akibatnya, Masjid Malik Al Mulki yang telah dibangun harus dikosongkan atau dibongkar sesuai putusan hukum. Kontroversi ini memicu banyak diskusi di media sosial.
Tidak hanya itu, Taqy juga pernah dimintai keterangan terkait kasus robot trading Net89. Meski ia membantah terlibat dalam penipuan tersebut, isu ini tetap menjadi bahan perbincangan.
Taqy Malik adalah sosok yang kompleks. Dari seorang hafidz Al-Qur’an yang dikenal lewat media sosial hingga tokoh bisnis yang aktif di berbagai lini, ia terus menjadi objek perhatian. Meski ada berbagai kontroversi yang mengiringi namanya, ia tetap menjalani hidupnya dengan penuh semangat dan komitmen. Bagi yang tertarik mengetahui lebih dalam tentang kiprahnya, masih banyak informasi yang bisa dieksplorasi.***












