MDINETWORK – Persebaya Surabaya sedang mempersiapkan diri secara matang menjelang pertandingan melawan Persita Tangerang. Pelatih tim, Bernardo Tavares, menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental para pemain setelah libur Lebaran. Ia mengapresiasi kedisiplinan yang ditunjukkan oleh para pemain dalam menjaga kebugaran selama masa jeda kompetisi.
Kondisi Fisik Pemain Terjaga dengan Baik
Tavares menyatakan bahwa kondisi fisik para pemain Persebaya Surabaya saat ini cukup positif. Berdasarkan hasil pengecekan, berat badan para pemain tetap terjaga sesuai standar yang telah ditetapkan. Selama masa jeda, para pemain juga rutin mengirimkan video latihan setiap hari sesuai program yang sudah disusun oleh pelatih.
“Sejauh ini kondisi para pemain cukup positif. Dari hasil pengecekan, berat badan mereka tetap terjaga sesuai dengan standar yang kami tetapkan. Selama masa jeda, para pemain juga rutin mengirimkan video latihan setiap hari sesuai program yang sudah kami siapkan,” ujar Tavares.
Program Latihan Disesuaikan dengan Kondisi Fisik Masing-Masing
Tavares menerapkan program latihan yang berbeda untuk setiap pemain sesuai dengan kondisi fisik masing-masing. Hal ini dilakukan karena beberapa pemain masih dalam proses pemulihan cedera. Ia menilai bahwa masa jeda kompetisi menjadi momentum penting bagi pemain yang sedang menjalani pemulihan cedera untuk memperbaiki kondisi secara bertahap.
“Programnya memang berbeda-beda, karena beberapa pemain juga sedang dalam proses pemulihan cedera,” katanya.
Ia menambahkan bahwa para pemain memiliki waktu sekitar dua minggu untuk meningkatkan kondisi fisik sebelum pertandingan melawan Persita Tangerang.
Pentingnya Kesiapan Mental Pemain
Selain aspek fisik, Tavares juga memberi perhatian pada kesiapan mental pemain Persebaya Surabaya setelah jeda kompetisi. Hal ini menyusul hasil kurang maksimal yang diterima Persebaya sebelum libur, yakni kekalahan telak 1-5 dari Borneo FC. Kekalahan tersebut menjadi evaluasi penting dalam persiapan Persebaya Surabaya jelang menghadapi Persita Tangerang.
Namun, Tavares optimistis bahwa mental tim bisa kembali bangkit melalui kerja keras di sesi latihan.
“Cara terbaik untuk membangun mentalitas adalah dengan bekerja keras di setiap sesi latihan. Dari situ para pemain bisa terus berkembang, menjadi lebih baik, dan memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi,” tutupnya.
Evaluasi dan Persiapan Menghadapi Persita Tangerang
Latihan mandiri yang dilakukan oleh para pemain tidak sepenuhnya menggambarkan intensitas pertandingan sesungguhnya di lapangan. Oleh karena itu, Tavares akan melihat bagaimana kondisi para pemain ketika kembali menjalani latihan bersama.
“Namun tentu ada perbedaan antara latihan di gym atau latihan fisik dengan intensitas pertandingan sesungguhnya. Karena itu kami akan melihat bagaimana kondisi mereka ketika kembali menjalani latihan bersama,” ucapnya.
Dengan persiapan yang matang, Persebaya Surabaya berharap dapat tampil maksimal dalam laga melawan Persita Tangerang. Tim ini terus berupaya untuk memperbaiki performa dan membangun kepercayaan diri agar mampu meraih hasil yang optimal di setiap pertandingan.***












